www.indo-industry.com
03
'26
Written on Modified on
Renishaw memperkenalkan sistem touch-trigger 5-sumbu dengan jangkauan inspeksi 300 mm
Sistem PH20 PLUS baru dikembangkan dari kemampuan pengukuran teruji milik PH20, memungkinkan pengukuran touch-trigger berkecepatan tinggi di berbagai aplikasi yang lebih luas.
www.renishaw.com

Renishaw mengumumkan peluncuran PH20 PLUS, generasi terbaru dari probe head touch-trigger 5-sumbu yang telah mapan. Dikembangkan sebagai pengganti langsung untuk PH20 yang diperkenalkan pada tahun 2010, sistem ini menggabungkan teknologi kendali gerak 5-sumbu yang awalnya dikembangkan untuk sistem pengukuran REVO®. Dengan mengambil titik pengukuran menggunakan gerakan rotasi head yang cepat alih-alih mengalirkan akselerasi pada massa seluruh bridge dan quill CMM, PH20 PLUS meminimalkan kesalahan dinamis mesin, menghilangkan waktu henti akibat pengindeksan head, dan mengoptimalkan produktivitas.
Jangkauan lebih luas dan kemampuan yang ditingkatkan
Sumbu A yang didesain ulang dilengkapi dudukan kinematik baru yang mendukung variasi ekstensi modul probe yang lebih luas. Hal ini memungkinkan head PH20 PLUS menggunakan konfigurasi stylus yang lebih panjang dan lebih berat, memberi pengguna akses yang lebih baik ke fitur-fitur di bagian dalam komponen dan area yang sulit dijangkau. Hasilnya adalah tambahan jangkauan sebesar 107 mm, secara signifikan memperbesar volume pengukuran yang dapat diakses tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan.
Dengan stylus 50 mm, head PH20 PLUS menawarkan panjang kerja maksimum hingga 300 mm dari pusat sumbu A, meningkat lebih dari 50% dibandingkan dengan sistem PH20 saat ini.
Berdasarkan sistem probe standar industri TP20, modul PE20 baru memiliki dudukan kinematik yang lebih besar untuk antarmuka langsung dengan head PH20 PLUS dan tersedia dalam berbagai pilihan panjang agar sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang beragam.
Kompatibilitas mundur melindungi investasi yang ada
Sistem PH20 PLUS dirancang sebagai pengganti langsung untuk PH20. Sistem ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan rangkaian modul TP20 yang ada (tidak termasuk extended force module), memastikan proses peningkatan sistem berjalan praktis. Modul probe TP20 yang sudah ada dapat digunakan melalui adaptor PB20, memungkinkan pelanggan mempertahankan perangkat keras mereka saat ini. Hal ini mendukung kelanjutan penggunaan konfigurasi stylus yang sudah teruji dan program komponen yang ada, membantu meminimalkan beban transisi serta melindungi investasi peralatan sebelumnya.
Sistem PH20 PLUS juga dapat dikonfigurasi agar sesuai dengan panjang kerja efektif dari instalasi sistem PH20 yang ada, mempermudah pertimbangan peningkatan maupun penggantian unit.
Sistem rak modular baru untuk penggantian modul otomatis
Sistem rak modular baru telah dikembangkan guna mendukung penggantian modul probe yang otomatis dan berulang dengan head PH20 PLUS. Sistem ini dipasang pada rel MRS2, yang dapat dipasang di meja CMM atau langsung pada rangka mesin. Rak ini mencakup port penggantian yang dapat dikonfigurasi untuk modul TP20, port dengan kontrol suhu untuk modul PE20, serta modul konektor untuk mendistribusikan daya listrik ke seluruh rak.
Selain itu, rak bertenaga listrik PCR20 menyediakan solusi mandiri yang mampu menampung banyak modul probe dan aksesori, memungkinkan konfigurasi yang fleksibel sesuai kebutuhan aplikasi.
Dirancang untuk integrasi yang efisien
Sistem PH20 PLUS yang baru sepenuhnya kompatibel dengan pengontrol UCC Renishaw dan terintegrasi dengan cara yang sama seperti sistem PH20 asli, memberikan pengganti langsung tanpa kendala (drop-in replacement) untuk instalasi CMM yang sudah ada.
Pengunjung IMTS 2026 akan dapat melihat demonstrasi sistem touch-trigger 5-sumbu PH20 PLUS di stan berbagai produsen CMM, dan staf Renishaw akan hadir untuk mendiskusikan produk baru ini di stan Quality Assurance nomor 134314 dan 134524.
Konteks Tambahan
Bagian ini memaparkan spesifikasi teknis dan perbandingan kompetitif yang tidak disertakan dalam rilis berita aslinya.
Konfigurasi mesin pengukur koordinat (CMM) standar menggunakan indexing head 3-sumbu, seperti PH10M Plus atau HH-A-T5, yang membatasi artikulasi pada kenaikan sudut tetap 7,5 derajat dan mengharuskan akselerasi massa seluruh quill dan bridge CMM untuk mengambil titik pengukuran. Beban struktural ini menciptakan inersia dinamis, membatasi kecepatan probing guna menghindari kesalahan lentur (deflection errors).
Sebaliknya, sistem 5-sumbu menjalankan pengukuran titik menggunakan gerakan rotasi head secara lokal, melompati inersia rangka mesin untuk meningkatkan kecepatan sentuh. Arsitektur 5-sumbu menggunakan kalibrasi inferensial (inferred calibration) untuk menghitung semua sudut perantara dalam satu rutinitas, meniadakan kalibrasi ulang multi-sudut yang berulang seperti yang dibutuhkan oleh indexing head diskrit. Lebih lanjut, jika rangkaian modul TP20 standar dibatasi secara mekanis pada ekstensi sekitar 150 mm demi menghindari pemicuan keliru (false triggers), pembesaran dudukan kinematik untuk mendukung panjang kerja hingga 300 mm memungkinkan akses lubang dalam tanpa memerlukan probe head pemindai (scanning head) yang berat dan rumit.
Diedit oleh Romila DSilva, Editor Induportals, dengan bantuan AI.
www.renishaw.com

