www.indo-industry.com
31
'26
Written on Modified on
Ekskavator Tambang 100 Ton Generasi Baru
Liebherr Mining memperkenalkan R 9100 Generasi 8 dengan peningkatan efisiensi bahan bakar, kontrol hidraulik, dan integrasi digital untuk operasi pertambangan terbuka.
www.liebherr.com

Liebherr Mining meluncurkan ekskavator pertambangan kelas 100 ton R 9100 Generasi 8 (G8) sebagai pengganti model Generasi 6 (G6). Unit ini telah melalui validasi lapangan pra-seri di Indonesia dan dijadwalkan memasuki produksi seri pada Q2 2026 untuk konfigurasi backhoe dan Q3 2026 untuk konfigurasi face shovel.
Pengujian dilakukan bersama PT Madhani Talatah Nusantara di tambang Tanjung Enim, Sumatera Selatan, sejak September 2024. Dalam periode hingga Desember 2025, unit pra-seri mencatat rata-rata waktu operasi 411 jam per bulan dengan tingkat ketersediaan 92%. Pada studi produksi September 2025, ekskavator mencapai produktivitas 771,2 bank cubic meter (bcm) per jam (setara 1.589 ton/jam) dengan konsumsi bahan bakar 85,7 liter per jam, menghasilkan rasio efisiensi 9 bcm per liter.
Efisiensi bahan bakar dan sistem manajemen daya
Pada ekskavator kelas 100 ton, konsumsi bahan bakar dapat menyumbang hingga 40% dari total biaya operasional. Untuk mengatasi hal ini, R 9100 G8 dilengkapi Liebherr Power Efficiency (LPE), yaitu sistem manajemen mesin dan hidraulik yang mengoptimalkan konsumsi bahan bakar tanpa mengurangi produktivitas.
Dibandingkan dengan model sebelumnya, konsumsi bahan bakar berkurang sebesar 20% dan efisiensi bahan bakar meningkat hingga 30%. Dalam kondisi operasi tahunan, peningkatan ini dapat menghasilkan penghematan hingga 100.000 liter bahan bakar per unit, tergantung pada profil penggunaan.
Peningkatan sistem hidraulik dan desain komponen
R 9100 G8 mempertahankan konfigurasi utama yang telah terbukti, termasuk engine D9512 dengan optimasi pembakaran bahan bakar (FCO), kapasitas bucket yang serupa, serta kabin operator bertekanan dengan sertifikasi Falling Object Protective Structure (FOPS). Kapasitas bucket berkisar antara 7,0–7,5 m³ untuk konfigurasi backhoe dan 7,3 m³ untuk face shovel (pada densitas 1,8 t/m³), memungkinkan pencocokan siklus muat dengan truk berkapasitas 45 hingga 100 ton.
Peningkatan Generasi 8 berfokus pada optimalisasi performa dan keandalan komponen. Sistem kontrol elektro-hidraulik telah didesain ulang untuk meningkatkan presisi gerakan dan stabilitas operasi. Attachment dan sirkuit hidraulik dioptimalkan untuk mengurangi kehilangan tekanan dan mempercepat waktu siklus. Integrasi Inertial Measurement Unit (IMU) pada sistem peredam silinder meningkatkan perlindungan struktur dan umur komponen.
Selain itu, undercarriage mengalami redesain dengan travel drive bersegel seumur hidup sebagai standar, sementara interval pelumasan diperpanjang hingga minimum 250 jam operasi, yang berkontribusi pada pengurangan waktu henti pemeliharaan.
Integrasi digital untuk operasi tambang
Ekskavator ini kompatibel dengan rangkaian teknologi IoMine, termasuk sistem bantuan operator, sistem visualisasi Skyview 360°, Bucket Filling Assistant, serta solusi pengelolaan data seperti Data View dan Data Services. Integrasi ini memungkinkan pengumpulan dan analisis data operasional secara langsung dari alat berat.
Melalui konektivitas ini, operator dan manajemen tambang dapat memantau kinerja alat, mengidentifikasi pola operasional, dan mengoptimalkan proses produksi berbasis data. Pendekatan ini mendukung pengembangan operasi pertambangan yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi dalam konteks digital mining.
Arah pengembangan selanjutnya
Konfigurasi backhoe dan face shovel dari R 9100 G8 telah tersedia untuk pemesanan. Validasi lapangan untuk varian Tier 4/Stage V dijadwalkan dimulai pada 2027, yang menunjukkan pengembangan lanjutan menuju standar emisi yang lebih ketat dan peningkatan keberlanjutan operasional di sektor pertambangan.
Disunting oleh Romila DSilva, Editor Induportals, dengan bantuan AI.

