www.indo-industry.com
20
'26
Written on Modified on
Uji Produksi Sumur Libo SE #86
PT Pertamina Hulu Rokan mencatat produksi awal 1.274 BOPD dari lapisan Top Menggala di Blok Rokan, dengan strategi pengeboran dan optimasi artificial lift berbasis karakteristik reservoir.
pertamina.com

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melaksanakan uji produksi pertama sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dengan laju awal mencapai 1.274 barel minyak per hari (BOPD) pada awal 2026. Sumur ini dikembangkan pada lapisan Top Menggala di kedalaman sekitar 5.680 kaki, dengan permeabilitas maksimum tercatat 2,2 Darcy, yang menunjukkan kemampuan alir fluida reservoir relatif tinggi.
Hasil uji menunjukkan Water Cut 0%, yang berarti fluida produksi pada tahap awal tidak mengandung air formasi. Parameter ini mengindikasikan kontak air-minyak belum terproduksi dan mendukung stabilitas produksi pada fase awal pengoperasian sumur.
Strategi perforasi dan pengendalian aliran
Untuk memaksimalkan produktivitas reservoir, PHR menerapkan selective perforation, yaitu metode pelubangan casing secara selektif pada interval reservoir dengan potensi terbaik. Pendekatan ini bertujuan mengoptimalkan kontribusi zona produktif dan meminimalkan produksi dari interval yang kurang ekonomis.
Optimasi artificial lift dilakukan melalui penggunaan Electric Submersible Pump (ESP) dengan laju rendah yang disesuaikan terhadap kurva inflow performance relationship (IPR) sumur. Penyesuaian ini penting untuk menjaga keseimbangan antara tekanan reservoir dan kapasitas angkat pompa, sehingga aliran tetap stabil dan tidak memicu penurunan tekanan berlebih.
Pengelolaan kondisi gas pada sistem produksi
Menghadapi potensi kondisi gassy, sistem produksi dilengkapi kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) pada pompa bawah permukaan dan gas separator di fasilitas permukaan. Integrasi ini dirancang untuk mengurangi gangguan akibat gas bebas pada pompa dan menjaga efisiensi pemompaan. Pengendalian gas yang efektif membantu mempertahankan stabilitas laju produksi serta memperpanjang umur peralatan artificial lift.
Implikasi terhadap pengembangan lapangan
Keberhasilan uji produksi sumur Libo SE #86 menjadi dasar pengembangan lanjutan di area yang sama. Pengeboran sumur Libo SE #88 sedang dilakukan pada wellpad yang sama, dengan rencana tambahan empat sumur infill untuk mengoptimalkan pengurasan reservoir di area Libo SE.
Pendekatan ini mencerminkan strategi pengembangan lapangan berbasis data reservoir dan optimasi produksi, dengan tujuan meningkatkan kontribusi Blok Rokan terhadap pasokan minyak nasional melalui pengeboran berkelanjutan dan pengelolaan sumur yang terintegrasi.
www.pertamina.com

